Trik Biar Foto Kuliner di Instagram Banyak yang Nge-Love

Rasa-rasanya makin jarang melihat orang yang kalau makan di restoran atau bahkan warung gak ngeluarin smartphone-nya dulu buat foto-foto ya? Seperti sudah jadi kebiasaaan yang tak disadari, kalau mau makan atau minum difoto dulu hidangannya buat diupload di sosial media.

Tapi pernah gak sih menglami, makanan atau minuman yang menurut kita terlihat enak saat difoto justru terlihat aneh. Kemana perginya makanan enak itu, kenapa bisa jadi kelihatan tak menarik saat difoto?

Baca Juga: Deretan Teori Fotografi yang Bisa Diambil Buat Fotografi Smartphone

Hmmm… jangan-jangani tu gara-gara smartphone kita? Atau malah gara-gara kita yang kurang jago mengambil foto? Biar foto kulinermu nampak menggiurkan dan mengundang orang lain untuk memencet love, lakukan trik-trik ini saja. Begini tiga jurus membuat foto kuliner tampak menarik versi Easy Camera Lessons :

1. Carikan latar belakang (background) yang menarik pada objek fotomu

foto kuliner

Mainkan area sekitar objek foto kulinermu untuk membuat tampilan foto lebih cantik. Mengolah fokus bisa jadi salah satu trik buat meningkatkan daya tarik dari foto kulinermu. Kalau kamu terlalu fokus hanya pada objek kulinermu saja, itu akan membuat tampilan foto kurang menarik. Nah ada triknya biar foto kulinermu makin ‘nyala’ yaitu tempatkan sebuah objek yang cukup menarik buat jadi background di fotomu.

Contohnya, taruhlah makanan lain, tumpukan buku, minuman, bunga, atau benda yang cantik lainnya di dekat objek foto utammu. Fokuskan kameramu pada objek foto kulinermu.

Nantinya perbedaaan fokus dan dimensi yang muncul akan membuat detail foto kulinermu lebih terlihat dan menarik. Kamu juga bisa memilih warna yang kontras sebagai background untuk mempertegas komposisi foto.

2. Tunjukkan titik fokus pada bagian yang paling menarik dari makananmu

foto kuliner instagram

Yuk kita langsung menerapkan trik ini dengan contoh. Katakanlah kamu memotret sebuah steak. Dalam sepiring steak kurang lebih isinya adalah daging steak, sayuran, kentang dan sausnya. Nah, primadona dalam sepiring steak bukanlah sayuran atau kentang tapi dagingnya.

Maka yang harus jadi fokus utama dalam fotomu adalah daging, bukan bahan komplimennya. Taruh daging di bagian depan frame foto sebagai titik fokus dan bahan lainnya di belakang.

Artikel Menarik: Layar Tahan Banting, Evercoss U50A Plus Bukan Smartphone Ringkih

Ini juga berlaku untuk foto kuliner baik makanan atau minuman lainnya. Kamu harus tahu titik fokus yang paling menarik dari makananmu dan tonjolkan sisi itu. Kalau pun memang porsi dari makanan ataupun minuman itu terlalu kecil dan sulit dipotret, akali sedikit dengan menaruh sendok di bawah makanan agar makanan terangkat ke tas dan terlihat menonjol.

3. Dekatkan makanan yang akan difoto dengan jendela

foto kuliner instagramm

Pernahkah kamu berpikir kalau makanan yang terlihat temaram akan menambahkan unsur klasik yang membuat foto nampak menarik? Nampaknya kamu harus menjauhkan pikiran itu deh.

Makanan yang mendapatkan cahaya yang cukup akan terlihat lebih yummy dibandingkan makanan yang berada dalam kondisi gelap. Mengapa demikian? Cahaya akan membantu detil –detil yang ada di makanan terlihat lebih shiny dan menggoda untuk disantap.

Jangan juga mengandalkan flash pada kamera, percayalah hasilnya bakal aneh. Cari cahaya alami dari jendela agar warna cahaya yang muncul di foto nampak lembut sehingga mampu menampilkan detil makanan pada foto kulinermu. Bagaimanapun juga cahaya alami dari jendela paling cocok dikawinkan dengan foto kuliner daripada cahaya buatan dari lampu maupun flash light.

Sudah cukup paham dengan tiga trik sederhana tadi kan? Praktikkan segera dan dapatkan banyak love di foto kuliner yang kamu upload.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *