Nostalgia, Aplikasi Media Sosial Keren ini Pernah Jaya di Jamannya

Salah satu hal yang menjadi pemenuh kebutuhan manusia melalui ponsel android adalah keunggulannya untuk bersosialisasi. Mengingat salah satu kebutuhan manusia adalah bercengkrama dengan manusia lain melalui aplikasi media sosial. Sejak pertama kali platform android muncul, sudah banyak sekali aplikasi media sosial keren yang hadir dan timbul tenggelam.

Aplikasi Media Sosial yang Pernah Jaya

Beberapa diantaranya adalah aplikasi aplikasi media sosial yang berbasis web, kemudian dikeluarkan versi mobile-nya. Berbagai aplikasi yang timbul tenggelam ini pernah meraih popularitas di jamannya. Namun karena kurangnya inovasi, mereka kalah dari para pesaingnya yang lucunya memunculkan fitur yang mereka miliki.

Aplikasi media sosial keren ini sekarang sudah sedikit ditinggalkan penggunanya karena beberapa hal tersebut.

  1. Foursquare

aplikasi media sosial

Siapa yang nggak kenal dengan aplikasi yang satu ini. Mengingat dulu, para penggunanya berlomba-lomba untuk “pamer” keberadaan mereka dengan aplikasi ini. Ya! Aplikasi yang ter-connect dengan maps ini memberikan fitur pada para pengguna untuk melakukan check-in di tempat tempat yang mereka kunjungi.

Aplikasi ini sebenarnya malah “membantu” para pemilik tempat tempat hiburan seperti cafe dan restoran ketika pelanggan melakukan check-in di tempat mereka. Plus membantu Google untuk memetakan tempat tempat baru yang belum ada di peta mereka.

Aplikasi Foursquare ini juga terkoneksi dengan beberapa aplikasi media sosial lain. Sehingga penggunanya bisa membagikan hasil check-in mereka melalui situs media sosial misalnya Facebook dan Twitter. Namun, karena minimnya inovasi Foursquare hanya menjadi media check-in dan beralih pada platform baru bernama Path!

  1. Path

path aplikasi media sosial yang pernah jaya

Path menjadi media sosial yang agak pudar penggunanya. Path secara umum meraup massa dari para pengguna Foursquare yang menghadirkan fitur check in. Namun, fitur check-in mereka tidak sekuat Foursquare untuk menampilkan tempat tempat baru.

Sehingga informasi terkait tempat itu hanya sebatas “nama tempat” saja. Berbeda dengan Foursquare yang bisa memberikan tag khusus misalnya “cafe”, “bistro”, “gym” dan sebagainya. Dan para pengguna Path ini untuk memberikan check-in pada tempat baru malah menggunakan Foursquare.

Artikel Menarik: Mengenal Fitur NFC di Smartphone Luna V

Namun keunggulan Path sebagai media pamer check-in dilengkapi dengan fitur lain misalnya “listening to”, kemudian ada “watching”, dan pengirim pesan. Sehingga para pengguna Foursquare lebih memilih lari menggunakan aplikasi ini. Hanya saja, trend check-in nampaknya sudah berubah.

Dan para pengguna sosial media ini memilih pulang kampung ke aplikasi media sosial tua bernama Facebook. Hal ini karena Facebook telah banyak sekali berkembang dengan menghadirkan fitur yang sama plus dengan batasan teman lebih banyak. Berbeda dengan path yang dulu hanya terbatas hingga 500 pertemanan saja.

  1. Twitter

aplikasi media sosial twitter

Twitter sempat dipuja menjadi salah satu aplikasi media sosial berjenis micro-blogging. Dengan aplikasi yang awalnya berbasis web ini, penggunanya dapat membagikan apa yang mereka inginkan. Misalnya kata-kata mutiara, kemudian bercanda dengan teman, mengungkapkan pemikiran dan lain sebagainnya. Bahkan Twitter terbukti mampu meraih massa yang besar dan disandingkan dengan Facebook karena banyak seleb dan pesohor dunia yang menggunakannya.

Baca Juga: Game MOBA di Android Mirip Dota yang Patut Dicoba

Aplikasi media sosial ini juga membentuk budaya baru yakni kata “tweet” atau “cuapan” yang merujuk pada kata kata pendek yang diungkapkan orang meski pada dunia nyata. Namun pengguna Twitter sudah jauh berkurang karena dulu hanya mendukung pembagian pesan saja.

Karena untuk foto dan video membutuhkan pihak ketiga, belum lagi jumlah kata yang terbatas. Dan karena fitur inilah para penggunanya banyak lari ke aplikasi media sosial lain bernama Instagram.


Nah guys, itulah beberapa aplikasi media sosial yang dulu pernah booming dan banyak sekali penggunanya, namun aplikasi-aplikasi di atas masih tetap update bedanya sekarang sedikit yang menggunakannya. Jika kalian ingin Bernostalgia, silahkan install lagi di Smartphone kalian ya. Terima Kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *